← Back to All Works

Yamaha Live & Loud – Audio Production

Rhaya Flicks turut mendorong project ini untuk menjadi sebuah album video clip Payung Teduh x Yamaha Live & Loud. Di Produseri oleh Futih Aljihadi, dan di sutradarai oleh Indra Gunawan, ke 12 video klip yang menampilkan Payung Teduh itu, sudah dapat kalian saksikan di youtube channel Yamaha Musik Indonesia.


Review Yamaha Revage PM10
Artist: Payung Teduh
Album: Live at Yamaha Live and Loud
Licensed to YouTube by TuneCore (on behalf of Payung Teduh), and 4 Music Rights Societies

Client: Yamaha Musik Indonesia
Producer: Futih Aljihadi

Director: Indra Gunawan
DOP: Bayu Rizky Prahadian
Camera Person: Diky Permana, Abung Subangga, Ghilman Hadyan
Performer: Payung Teduh

Post-house: Rhaya Flicks
Lead Editor: Futih Aljihadi
Offline Editor: Bayu Rizky Prahadian
Audio-post: Yamaha Musik Indonesia

Produced by Rhaya Flicks in Associate with DigitroopsID

Salah satu impian para personel band dengan pencapaian seperti Payung Teduh adalah bermain musik diiringi orkestra. Kebutuhan produksi untuk konser seperti itu tentu membutuhkan penanganan yang serius. Bekerjasama dengan Payung Teduh, Yamaha mewujudkan konser tersebut dengan tajuk Yamaha Live & Loud.

Konser Payung Teduh dengan orkestra tercetus saat pertemuan pertama Yamaha dengan management Payung Teduh. Konsep ini langsung diterjemahkan dengan 12 string dan 4 brass section yang akan berkolaborasi dengan para personel Payung Teduh.

Mini orkestra tersebut mengiringi 11 lagu Payung Teduh yang telah didengar oleh 2,5 juta kali oleh para fans band ini. Sebut saja lagu “Untuk Perempuan Yang Sedang Di Pelukan”, atau “Menuju Senja” yang sudah dikenal khalayak, ditambah dengan sentuhan orkestra membuat lagu-lagu ini terdengar mewah dan megah. Sadrach Lukas yang bertidak sebagai music director, juga membuat komposisi orkestrasi untuk lagu “Resah” dan “Amy”.

Produksi

Konser ini dijadikan manajemen Payung Teduh untuk Live Recording audio & video. Untuk kebutuhan tersebut, tim Yamaha Commercial Audio Indonesia menyiapkan Digital Mixing Console Yamaha Rivage PM10 untuk Front of House (FOH) & monitor. Total channel yang dibutuhkan adalah 64 channel untuk kebutuhan miking dan direct – string & brass section, sequencer dan instrument musik.

Speaker di Main PA menggunakan Yamaha EF series & ES series dengan power Yamaha TX5n. Sementara, monitor menggunakan DSR112 untuk para personel Payung Teduh, dan DBR10 untuk string & brass section. Dan, untuk kebutuhan broadcasting tim Yamaha Commercial Audio Indonesia menggunakan Yamaha CL5.

Speaker di Main PA menggunakan Yamaha EF series & ES series dengan power Yamaha TX5n. Sementara, monitor menggunakan DSR112 untuk para personel Payung Teduh, dan DBR10 untuk string & brass section. Dan, untuk kebutuhan broadcasting tim Yamaha Commercial Audio Indonesia menggunakan Yamaha CL5.

Yamaha juga support hampir semua instrument musik untuk para personel Payung Teduh. Istiqamah Djamad (Vokalis, Gitaris) menggunakan gitar Revstar RS820CR, SLG130N, dan NTX700, Ivan menggunakan Yamaha GL1 (guitalele) yang menjadi salah satu ciri khas dari musik Payung Teduh, Cito menggunakan set drum Yamaha Maple Custom, dan Sadrach Lukas yang bertindak sebagai music director menggunakan Yamaha Montage 8 dan piano upright Yamaha U1JPE.